Banyuwangi – Jejakindonesia.news // Komunitas Perlindungan Perempuan dan Anak ( KOMPAK ) minta Kapolresta Banyuwangi ambil langkah cepat, terukur, tepat terkait persoalan dugaan pelecehan seksual yang sedang ramai di media sosial.
” Dugaan kasus pelecehan seksual yang ramai di media sosial, Kapolresta Banyuwangi dan jajaran harus ambil langkah cepat, terukur, dan tepat agar tidak bias ditengah kalangan masyarakat dan korban segera mendapatkan keadilan,”.
Menurut salah satu sumber berita yang beredar bahwa pernyataan diduga pelaku kepada pendamping korban menyatakan bahwa kasus ini tidak akan berlanjut, ” keluargaku punya chanel – chanel polisi,”
” Pernyataan diduga pelaku kepada pendamping korban sesuai dalam isi berita yaitu ” keluargaku punya chanel- chanel polisi” ini jika tidak segera ditangani maka akan mencoreng nama baik institusi kepolisian,” ungkap Veri
Selama ini kami percaya terhadap aparat penegak hukum khususnya di kepolisian unit Renakta Polresta Banyuwangi dalam menangani kasus perempuan dan anak.
” Sejauh ini kami yang dulu di TRC PPA kini kami bergerak di Komunitas Perlindungan Perempuan dan Anak ( KOMPAK ) berjalan dengan baik dan tidak ada 1 pelaku yang bebas dari jeratan hukum. Kami minta untuk kasus yang viral ini juga segera ada kepastian hukum dan ini tidak menjadi PR buat Kapolresta Banyuwangi yang baru,”.













