JEMBER, Jejakindonesia.news || 13 OKTOBER 2026 — Peristiwa tanah longsor menutupi sebagian badan Jalan Nasional Gumitir yang menghubungkan Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi, Selasa (13/10/2026), sekitar pukul 12.30 WIB. Material tanah dan bebatuan dari lereng bukit yang jatuh ke badan jalan sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur penghubung antarkabupaten tersebut.
Merespons laporan masyarakat dan pengguna jalan, Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus kendaraan. Langkah tersebut dilakukan guna meminimalkan risiko kecelakaan serta memastikan pengguna jalan dapat melintas dengan aman.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemantauan kondisi jalan, memberikan peringatan kepada pengendara, serta mengatur arus lalu lintas secara bergantian melalui bagian jalan yang masih dapat dilalui. Koordinasi juga dilakukan dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan dan pembersihan material longsor.
Kasat Lantas Polres Jember, AKP Ade Andini, S.T.K., S.I.K., M.H., melalui Kanit Turjawali Satlantas Polres Jember, IPDA Ratno Budi Jatmikho, menyampaikan bahwa personel kepolisian segera diterjunkan setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut.
“Begitu menerima informasi dari masyarakat, kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan. Saat ini material longsor masih menutupi sebagian badan jalan. Petugas tetap berjaga untuk mengatur lalu lintas agar kendaraan dapat melintas secara bergantian dengan tertib dan aman,” ujar IPDA Ratno Budi Jatmikho di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi berwenang agar material longsor dapat segera dibersihkan sehingga kondisi jalan kembali normal.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan melintas di kawasan Gumitir agar meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan kendaraan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Keselamatan harus menjadi prioritas, terutama ketika melintasi jalur pegunungan yang memiliki potensi longsor,” tambahnya.
Arus Lalu Lintas Diberlakukan Bergantian
Berdasarkan informasi yang disampaikan, arus lalu lintas di lokasi kejadian masih diberlakukan secara bergantian melalui bagian jalan yang tersedia. Petugas tetap bersiaga untuk memantau kondisi sekitar, mengantisipasi potensi longsor susulan, serta membantu kendaraan melintasi titik terdampak.
Pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, diminta lebih berhati-hati ketika melintasi kawasan tersebut. Pengendara juga diimbau menjaga jarak aman, tidak memaksakan diri melintas apabila kondisi dinilai berbahaya, serta mengikuti perkembangan informasi dari petugas dan instansi berwenang.
Jalur Gumitir merupakan akses penting yang menghubungkan Jember dan Banyuwangi. Oleh karena itu, penanganan longsor dan pengamanan lalu lintas menjadi langkah penting untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memulihkan kelancaran perjalanan.
Satlantas Polres Jember mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan potensi bahaya di sepanjang jalur pegunungan. Apabila menemukan kondisi jalan yang membahayakan, pengguna jalan diharapkan segera melaporkannya kepada petugas terkait.
Kepolisian bersama instansi berwenang diharapkan terus berkoordinasi dalam penanganan material longsor hingga jalur tersebut dapat kembali dilalui secara aman dan normal.
Polres Jember — Sigap Melayani, Hadir Melindungi Masyarakat.
(rup/mmp-jbr)













