Breaking News
Polres Labusel Ungkap Kasus Pencurian Ternak, Kapolres Apresiasi Peran Aktif Masyarakat Labuhanbatu Selatan Polres Labuhanbatu Selatan menggelar press release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian hewan ternak pada Jumat (1/5/2026) di halaman Mapolres Labuhanbatu Selatan. Dalam kegiatan tersebut, enam orang tersangka berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti, termasuk satu ekor lembu milik korban yang ditemukan dalam keadaan hidup. Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat jajaran Satreskrim bersama Polsek Kampung Rakyat, serta dukungan informasi dari masyarakat. “Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang peduli terhadap situasi kamtibmas di lingkungannya. Kami mengucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan sehingga kasus ini dapat segera diungkap,” ujar Kapolres. Adapun enam tersangka yang diamankan masing-masing berinisial EMP alias Eka (29), AS alias Argo (33), AZS alias Amat (36), MLY alias Kepleh (56), DS alias Dedek (36), dan EA alias Bagong (29), yang berasal dari sejumlah wilayah di Labuhanbatu Selatan dan Rokan Hilir. Barang bukti yang turut diamankan antara lain dua unit mobil Carry (warna hitam dan putih), satu unit sepeda motor Honda Beat Street, serta satu ekor lembu milik korban yang sebelumnya dicuri di Dusun Sosopan Kumbar, Desa Perkebunan Tolan, Kecamatan Kampung Rakyat. Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap berbagai bentuk kejahatan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menindak tegas pelaku kejahatan. Masyarakat juga kami imbau untuk tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminal melalui layanan call center 110, dan layanan tersebut gratis dan kami akan merespon dengan cepat aduan masyarakat “. tambahnya. Di sisi lain, rasa haru dan syukur disampaikan oleh perwakilan korban, Rosmiani Ritonga, warga Pekan Tolan. Ia mengaku sangat berterima kasih atas kerja keras pihak kepolisian yang telah menemukan kembali hewan ternaknya. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Labuhanbatu Selatan, bapak Kapolsek Kampung Rakyat dan seluruh jajaran yang sudah membantu menemukan pelaku pencuri hewan ternak kami. Ini sangat berarti bagi kami karena lembu tersebut adalah milik masyarakat yang hendak merayakan hari raya Haji,” ungkap Rosmiani dengan mata berkaca-kaca. Kegiatan press release berakhir dalam situasi aman dan tertib, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Labuhanbatu Selatan. Forkopimda Kota Binjai Kompak Hadiri Upacara Hardiknas Di Smpn 9, Pakaian Adat Jadi Simbol Kebhinekaan Kapolres Cilegon mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional, Perkuat Dukungan terhadap Pendidikan Berkualitas Polda Papua Barat Daya Usut Dugaan Keterlibatan 10 Anggota dalam Mafia BBM Subsidi di Sorong Kapolres Cilegon Hadiri Pembukaan Mancing Juare, HUT Kota Cilegon Makin Semarak
Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

PW FRN DPW Banyuwangi Tegaskan Satu Komando, Ketua Instruksikan Soliditas Jurnalis Awali 2026

BANYUWANGIJejakindonesia.news // Ketua Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) DPW Banyuwangi, Agus Samiaji, menegaskan komitmen satu komando, solid dan kompak kepada seluruh jajaran pengurus serta anggota dalam menjalankan tugas jurnalistik sepanjang tahun 2026.

Penegasan tersebut disampaikan Agus Samiaji saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) PW FRN DPW Banyuwangi yang digelar di Kantor FRN Banyuwangi, Senin (5/1/2026) siang, sebagai langkah strategis mengawali aktivitas organisasi di tahun baru.

Agenda Rakor tersebut, PW FRN DPW Banyuwangi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja tahun 2025, sekaligus merumuskan arah kebijakan dan program prioritas di tahun 2026.

Salah satu hasil penting Rakor adalah lahirnya program baru bertajuk “SEDULUR PW FRN BANYUWANGI”, sebuah gagasan strategis yang bertujuan membuka ruang kolaborasi dan kebersamaan antar jurnalis, khususnya bagi rekan-rekan seprofesi yang belum tergabung dalam organisasi.

Program ini diharapkan mampu memperluas jaringan PW FRN hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan, sekaligus memperkuat eksistensi jurnalis lokal yang profesional, beretika, dan berintegritas.

“PW FRN Banyuwangi harus menjadi rumah besar bagi jurnalis. Kita buka ruang seluas-luasnya untuk bersedulur, berkolaborasi, dan membangun kekuatan jurnalistik yang sehat,” ujar Agus Samiaji.

Agus Samiaji juga menekankan pentingnya optimalisasi slogan PW FRN, yakni Counter Berita Polri, sebagai bentuk dukungan terhadap penyampaian informasi yang berimbang, faktual, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, jurnalis yang tergabung dalam PW FRN Banyuwangi harus mampu menjadi penyeimbang opini publik, sekaligus mitra strategis dalam menyampaikan kinerja dan prestasi Polri secara objektif.

“Counter Berita Polri bukan berarti membela secara membabi buta, tetapi menghadirkan berita yang berimbang, berdasarkan fakta dan data jurnalistik,” jelasnya.

Dalam Rakor tersebut, juga disinggung terkait munculnya organisasi baru yang diduga menggunakan logo PW FRN tanpa izin. Menyikapi hal itu, Ketua PW FRN DPW Banyuwangi meminta seluruh pengurus dan anggota tetap solid, tidak terprovokasi, dan satu komando di bawah organisasi resmi.

“PW FRN Banyuwangi ini satu komando. Jangan bergerak sendiri-sendiri. Semua sikap dan langkah organisasi harus terkoordinasi,” tegas Agus Samiaji.

Ia menegaskan bahwa PW FRN DPW Banyuwangi berkomitmen menjaga marwah organisasi, serta akan mengambil langkah sesuai mekanisme organisasi dan aturan hukum yang berlaku bila diperlukan.

Melalui Rakor awal tahun ini, PW FRN DPW Banyuwangi meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga profesionalisme, etika jurnalistik, serta solidaritas antaranggota, demi menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas dan dipercaya publik.

Dengan semangat “PW FRN DPW Banyuwangi Satu Komando”, organisasi ini optimistis mampu menghadapi tantangan dunia pers di era digital yang semakin dinamis. (rag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *