Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250
Polri  

Samsat Tanpa Sekat, Polantas Jember Buka Ruang Konsultasi Langsung untuk Warga

JEMBER — Jejakindonesia.news || Pelayanan administrasi kendaraan di Samsat Jember terus diarahkan agar semakin mudah dan terbuka. Satlantas Polres Jember tidak hanya mengandalkan pelayanan di loket, tetapi juga membuka komunikasi langsung dengan masyarakat melalui program Polantas Menyapa.

Petugas turun ke area pelayanan untuk menyapa wajib pajak sekaligus memastikan warga memperoleh informasi yang dibutuhkan. Mulai persyaratan, alur pengurusan, hingga biaya resmi pelayanan dijelaskan secara langsung.

Langkah ini menjadi penting karena tidak semua masyarakat memahami detail administrasi kendaraan. Ketika menemui kendala, warga bisa langsung bertanya kepada petugas tanpa harus mencari informasi dari pihak lain.

Layanan yang diberikan mencakup kebutuhan terkait STNK, BPKB, serta registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Regident Ranmor).

Kasat Lantas Polres Jember AKP Ade Andini, S.Tr.K., S.I.K., M.H. mengatakan, pendekatan langsung merupakan bagian dari upaya menciptakan pelayanan yang lebih responsif.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan mudah diakses. Kalau ada kendala, silakan langsung disampaikan kepada petugas agar bisa diberikan solusi sesuai SOP,” kata Ade, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, masyarakat tidak perlu ragu untuk menanyakan setiap tahapan pelayanan.

Petugas berkewajiban memberikan penjelasan secara jelas dan sesuai ketentuan.

Keterbukaan tersebut sekaligus menjadi langkah pencegahan terhadap praktik percaloan maupun pungutan liar. Dengan informasi yang tersedia secara langsung, masyarakat diharapkan dapat menyelesaikan kebutuhan administrasinya secara mandiri.

Ade menegaskan, Satlantas Polres Jember berkomitmen menjaga pelayanan di Satpas maupun Samsat agar berjalan secara profesional dan zero pungli.

“Petugas harus responsif dan memberikan pelayanan sesuai ketentuan. Masyarakat harus mendapatkan kepastian mengenai prosedur maupun biaya pelayanan,” tegasnya.

Lebih dari sekadar urusan administrasi, program Polantas Menyapa juga menjadi ruang membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat.

Petugas didorong mengedepankan sikap ramah, komunikatif, serta humanis dalam memberikan pelayanan. Warga tidak hanya datang untuk menyelesaikan urusan, tetapi juga memiliki ruang untuk menyampaikan pertanyaan maupun keluhan.

“Polri ingin hadir sebagai mitra masyarakat. Kami ingin pelayanan kepolisian dirasakan lebih dekat, terbuka, dan humanis,” ujarnya.

Satlantas Polres Jember memastikan program Polantas Menyapa akan terus diperkuat sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dengan pola pelayanan yang lebih terbuka dan komunikatif, Samsat Jember Barat diharapkan menjadi ruang pelayanan yang memberikan kepastian, kenyamanan, dan kemudahan bagi masyarakat.

Tak ada sekat untuk bertanya. Tak ada alasan untuk mencari calo. Petugas hadir untuk menjelaskan dan membantu.

(Vicky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!