
Jember — Jejakindonesia.news // Menyambut Idul Fitri 2026, Pemerintah Kabupaten Jember kembali menghadirkan program Mudik Aman Berbagi Cinta 2026.
Inisiatif tahunan ini menjadi wujud kepedulian daerah dalam membantu warga pulang kampung dengan layanan transportasi gratis yang aman dan nyaman.
Program unggulan Bupati Jember Gus Fawait tersebut menyasar para perantau agar dapat merayakan hari raya bersama keluarga tanpa terbebani mahalnya biaya perjalanan.
Selain meringankan pengeluaran, program ini juga dirancang untuk menekan risiko kecelakaan dengan mendorong masyarakat beralih dari sepeda motor ke angkutan umum.
Melalui Dinas Perhubungan Jember, pemerintah telah menetapkan rute-rute prioritas mudik dan balik.
Keberangkatan menuju Jember dijadwalkan dari Bali pada 16 Maret dan dari Jakarta pada 18 Maret 2026. Adapun perjalanan dari Jember menuju Madura serta kawasan Matraman Ponorogo akan diberangkatkan serentak pada 19 Maret.
Layanan arus balik dari Madura dan Ponorogo ke Jember direncanakan mulai beroperasi 24 Maret 2026.
Kepala Dishub Jember Gatot Triyono menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Seluruh bus yang digunakan telah melalui ramp check dan dinyatakan laik jalan sebelum melayani pemudik.
Pendaftaran peserta dibuka pada 25 Februari–13 Maret 2026 setiap hari kerja pukul 08.00–15.00 WIB.
Registrasi dilakukan secara daring melalui bit.ly/jembermudik2026 atau dengan memindai QR code pada kanal informasi resmi.
Untuk bantuan lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan WhatsApp: Rifaldi (085178927015) dan Haikal (082143986380).
Dengan skema ini, Pemkab Jember berharap perjalanan mudik tahun ini berlangsung lebih tertib, aman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dodik

