Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Gus Fawait Buka Forum Uji Publik via Livestream, Dorong Transparansi Tata Kelola Pemerintahan

JEMBER — Jejakindonesia.news // Bupati Jember, Gus Fawait, memperkenalkan pendekatan baru dalam komunikasi publik dengan menggelar forum uji publik secara langsung melalui siaran daring bertajuk Gus Bupati Menjawab, Jumat (10/4/2026).

Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat transparansi sekaligus merespons isu, kritik, dan aspirasi masyarakat secara terbuka.

Dalam forum yang disaksikan ribuan warga secara digital tersebut, Gus Fawait menyampaikan bahwa pemerintah tidak boleh lagi berjarak dengan publik dalam hal informasi. Ia menegaskan bahwa keterbukaan menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Kami hadir bukan sekadar untuk menjawab, tetapi memastikan masyarakat memahami arah kebijakan yang diambil pemerintah,” ujar Gus Fawait dalam pembukaan acara.

Forum ini turut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari perwakilan Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), akademisi, hingga jurnalis. Diskusi berlangsung dinamis dengan mengangkat sejumlah program prioritas yang tengah menjadi perhatian publik.

Salah satu yang dibahas adalah program Mlijo Cinta, yang difokuskan pada penguatan ekonomi mikro melalui pemberdayaan pedagang sayur keliling.

Program tersebut mendapat sorotan terkait efektivitas dan ketepatan sasaran.

Menanggapi hal itu, Gus Fawait menjelaskan bahwa Mlijo Cinta dirancang tidak hanya sebagai bantuan modal, tetapi sebagai bagian dari ekosistem ekonomi yang menghubungkan produsen lokal dengan pasar secara langsung.

Selain itu, program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) juga menjadi topik diskusi. Sejumlah pihak mempertanyakan urgensi program tersebut di tengah dorongan digitalisasi birokrasi. Namun, Gus Fawait menilai kehadiran langsung di lapangan tetap diperlukan untuk memahami persoalan secara utuh.

“Banyak persoalan di desa yang tidak bisa diselesaikan hanya dari balik meja. Dengan turun langsung, keputusan bisa diambil lebih cepat dan tepat,” katanya.

Forum tersebut juga membahas isu strategis lain, seperti penanganan kemiskinan dan optimalisasi infrastruktur daerah, termasuk pengembangan bandara. Dalam pemaparannya, Gus Fawait menekankan pentingnya sinergi antara program sosial dan pembangunan fisik untuk mengurangi ketimpangan ekonomi.

Sepanjang diskusi, Gus Fawait menjawab berbagai pertanyaan dengan pendekatan terbuka. Ia tidak menampik adanya kendala dalam pelaksanaan program, namun memastikan pemerintah telah menyiapkan langkah solusi, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Kehadiran forum uji publik berbasis livestream ini dinilai sebagai bagian dari perubahan gaya kepemimpinan di Kabupaten Jember menuju tata kelola pemerintahan yang lebih partisipatif dan transparan. Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan kanal ini sebagai ruang dialog berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat.

Di akhir sesi, Gus Fawait menegaskan bahwa pola komunikasi terbuka seperti ini akan terus dilakukan guna memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan warga.

(Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *