Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250
Polri  

Satpolairud Polresta Banyuwangi Melaksanakan Giat Patroli Di Kawasan Pantai Warujajar, Bulusan,

Banyuwangi – Jejakindonesia.news || Di pesisir yang tampak tenang, risiko sering kali datang tanpa tanda. Itulah yang dipahami betul oleh jajaran Satpolairud Polresta Banyuwangi saat menyisir kawasan Pantai Warujajar, Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Senin (20/4/2026).

Dipimpin Bripka Ach. Taufiq M bersama Bripka Ady Dwi Waluyo, patroli dialogis dan pembinaan masyarakat (Binluh) dilakukan bukan sekadar rutinitas, tetapi sebagai langkah nyata mencegah potensi bahaya yang kerap luput dari perhatian nelayan.

Di bawah rindangnya pepohonan pesisir, petugas berdialog langsung dengan para nelayan. Suasana santai, namun pesan yang disampaikan penuh ketegasan.

“Kami mengingatkan agar nelayan selalu waspada, terutama terhadap perubahan cuaca. Jangan hanya mengandalkan pengalaman, tapi pastikan cek informasi resmi dari BMKG sebelum melaut,” tegas Bripka Ady Dwi Waluyo.

Ia juga menyoroti potensi gangguan keamanan yang sering dianggap sepele.

“Perhatikan barang pribadi dan waspadai orang asing di sekitar. Kejahatan bisa terjadi saat kita lengah,” tambahnya.

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md., S.H., kembali menegaskan bahwa wilayah perairan Selat Bali dikenal memiliki karakter cuaca yang ekstrem dan sulit diprediksi.

“Angin kencang dan perubahan cuaca bisa terjadi sewaktu-waktu. Kami minta nelayan tidak memaksakan melaut jika kondisi tidak memungkinkan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Pendekatan humanis yang dilakukan petugas mendapat respon positif dari masyarakat pesisir. Kehadiran polisi dinilai bukan sekadar pengawasan, tetapi bentuk kepedulian.

“Kami berterima kasih kepada bapak-bapak polisi. Sudah diingatkan soal cuaca dan keamanan. Kami jadi lebih hati-hati saat melaut,” ujar salah satu masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Pantai Warujajar terpantau aman dan kondusif. Cuaca cerah, ombak rendah, angin ringan, serta kondisi air laut surut mendukung aktivitas nelayan.

Namun, Satpolairud menegaskan: kondisi tenang bukan jaminan aman.

Satpolairud Polresta Banyuwangi kembali mengingatkan:

Selalu cek cuaca melalui BMKG sebelum melaut.

Waspadai perubahan angin dan gelombang.

Jaga barang pribadi dan lingkungan sekitar.

Segera laporkan jika ada hal mencurigakan.

Karena di laut, satu kelalaian kecil bisa berujung besar.

Banyuwangi akan tetap aman dan kuat, jika kesadaran dan kewaspadaan tumbuh dari masyarakatnya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *