JEMBER – Jejakindonesia.news // Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya memperkuat branding daerah melalui pemanfaatan teknologi digital dan media sosial. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas penyebaran informasi pembangunan sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat secara lebih luas.
Di era komunikasi digital yang berkembang sangat cepat, media sosial dinilai menjadi sarana efektif untuk membangun kepercayaan publik, menarik minat wisatawan, hingga membuka peluang investasi baru bagi daerah.
Pelaksana Harian Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Gatot Triyono, mengatakan pemerintah daerah saat ini tidak cukup hanya bekerja membangun infrastruktur dan pelayanan publik.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan juga perlu disampaikan secara terbuka agar diketahui masyarakat luas.
“Perkembangan teknologi membuat pola komunikasi berubah total. Informasi bergerak sangat cepat dan masyarakat kini lebih banyak mengakses informasi melalui media sosial. Karena itu pemerintah harus mampu hadir dan aktif di ruang digital,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Bupati Jember mendorong seluruh organisasi perangkat daerah agar aktif membangun narasi positif tentang Kabupaten Jember.
Berbagai program pembangunan, capaian pemerintah, layanan publik, hingga potensi wisata dan ekonomi daerah terus dipublikasikan melalui kanal resmi pemerintah.
Menurut Gatot, penyebaran informasi positif secara konsisten akan memberikan dampak besar terhadap citra daerah. Semakin banyak masyarakat mengetahui perkembangan Jember, maka kepercayaan publik terhadap daerah juga akan meningkat.
“Ketika citra daerah semakin baik, maka wisatawan akan tertarik datang dan investor akan lebih yakin menanamkan modalnya di Jember,” katanya.
Untuk memperluas jangkauan informasi tersebut, Pemkab Jember juga melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.
ASN diajak ikut menyebarluaskan informasi resmi pemerintah melalui akun media sosial masing-masing.
Program itu dilakukan setiap hari Jumat dengan membagikan berbagai konten mengenai pembangunan daerah, pelayanan publik, prestasi masyarakat, hingga promosi potensi unggulan Kabupaten Jember.
Gatot menilai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun rasa memiliki terhadap daerah sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan ASN.
“ASN diharapkan menjadi bagian dari promosi positif daerah. Dengan jumlah ASN yang besar, tentu ini menjadi kekuatan komunikasi yang luar biasa jika dilakukan bersama-sama,” ungkapnya.
Selain mendorong partisipasi ASN dalam promosi digital, Pemkab Jember juga tetap memperhatikan kesejahteraan pegawai.
Salah satunya dengan menjaga Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) agar tetap dipertahankan.
Pemerintah daerah berharap gerakan penyebaran informasi positif tersebut mampu memperkenalkan Jember lebih luas, baik dari sisi pariwisata, pertanian, ekonomi kreatif, pendidikan, hingga peluang investasi yang terus berkembang.
Dengan strategi komunikasi yang semakin terbuka dan kolaboratif, Pemkab Jember optimistis daerahnya akan semakin dikenal dan memiliki daya saing yang lebih kuat di masa mendatang.
(Dodik)













