Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Danbrigif Berganti, Gus Fawait Minta TNI Tetap Jadi Motor Penggerak Pembangunan Jember

JEMBER – Jejakindonesia.news // Pergantian Komandan Brigif 9/Dharaka Yudha/2 Kostrad bukan sekadar serah terima jabatan. Pemerintah Kabupaten Jember menjadikan momentum itu sebagai penegasan bahwa pembangunan daerah membutuhkan dukungan penuh TNI sebagai mitra strategis.

Hal itu disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait saat menghadiri lepas sambut Danbrigif 9/DY/2 Kostrad di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (1/8). Jabatan Danbrigif resmi beralih dari Kolonel Inf Roliyanto, S.I.P., M.I.P., kepada Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A.
Di hadapan jajaran Forkopimda, Gus Fawait menegaskan, tantangan pembangunan Jember tidak bisa dipikul pemerintah daerah sendirian. Menurutnya, kolaborasi dengan TNI menjadi salah satu kunci agar berbagai program prioritas benar-benar dirasakan masyarakat.

“Sinergi harus semakin kuat. Membangun Jember tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan kebersamaan seluruh elemen, termasuk TNI,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan penghormatan kepada Kolonel Inf Roliyanto yang mendapat kepercayaan negara menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon. Penugasan tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan atas profesionalisme prajurit TNI sekaligus membawa nama baik Indonesia di tingkat internasional.

“Ini adalah amanah yang membanggakan. Tidak semua prajurit memperoleh kepercayaan seperti ini. Kami mendoakan beliau diberi keselamatan dan sukses menjalankan tugas negara,” ujarnya.

Kepada Danbrigif yang baru, Letkol Inf M. Slamet Wijaya, Gus Fawait berharap komunikasi dan kerja sama yang selama ini telah terjalin dapat semakin ditingkatkan.

Ia optimistis kehadiran pimpinan baru akan memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Jember.

Lebih lanjut, Gus Fawait menegaskan pemerintah daerah tengah memfokuskan kebijakan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok kecil dan rentan. Arah pembangunan tersebut, kata dia, selaras dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama.

Karena itu, ia mengajak seluruh unsur Forkopimda, TNI, Polri, Kejaksaan, perbankan, hingga organisasi kemasyarakatan untuk bergerak dalam satu barisan.

“Kalau semua elemen bersatu, saya yakin program-program pembangunan akan lebih cepat tercapai. Itulah semangat yang kami bangun untuk mewujudkan Jember Baru, Jember Maju,” pungkasnya.

(Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *