Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250
Daerah  

Korsleting Diduga Picu Kebakaran Pohon Beringin di SMK Negeri 1 Glagah, Damkar Banyuwangi Gerak Cepat Padamkan Api

BANYUWANGI –jejakindonesia.news|| Kebakaran melanda area lingkungan SMK Negeri 1 Glagah, tepatnya pada sebuah pohon beringin di Jalan Kuntulan, Desa Bakungan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (14/6/2026) petang.

Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB, ketika petugas keamanan sekolah yang sedang berpatroli melihat kepulan asap dari area pohon. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui sumber asap berasal dari pohon beringin yang dalam kondisi kering dan sebagian telah dilakukan pemotongan pada siang hari.

Laporan kemudian diteruskan ke Call Center Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi. Unit pemadam segera bergerak cepat dengan waktu respons singkat, tiba di lokasi sekitar pukul 18.58 WIB dan langsung melakukan penanganan.

Regu Brama 3 yang tiba di lokasi segera melakukan pemadaman dengan menggelar peralatan dan menyemprotkan air ke titik api untuk mencegah api merambat ke bangunan sekolah. Setelah api berhasil dipadamkan pada pukul 19.30 WIB, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah terjadinya kebakaran susulan.

Berdasarkan hasil asesmen awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi lampu taman di sekitar lokasi pohon. Percikan api diduga menyambar tumpukan serbuk kayu hasil pemotongan pohon yang dalam kondisi kering, sehingga api dengan cepat membesar.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, serta tidak ditemukan kerugian materiil yang signifikan. Proses penanganan melibatkan 7 personel gabungan dari Regu Brama 3 dan Redkar, dengan dukungan Polri serta warga sekitar.

Hingga proses penanganan selesai sekitar pukul 20.19 WIB, situasi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di area dengan material mudah terbakar dan instalasi listrik di ruang terbuka.

Subaeri/gus ari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *