Raja Ampat, – Jejakindonesia.news // Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Raja Ampat sukses menggebrak Kota Waisai lewat ajang olahraga bertajuk “Raja Ampat Berlari” pada Sabtu (27/6/2026) pagi. Sebanyak 531 peserta dari elemen masyarakat, TNI, dan Polri tumpah ruah memadati jalanan dengan penuh antusiasme.
Garis start yang berpusat di kawasan Taman Tahura, Waisai mendadak berwarna sejak fajar saat dibuka langsung oleh Kapolres Raja Ampat, AKBP Jems Oktovianus Tegai, S.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Raja Ampat, Ny. Elsye Tegai. Untuk perlombaan ini dibagi menjadi tiga kategori utama, yaitu Putra Umum 10K, Putra Pelajar 10K, dan Putri Umum 5K. Seluruh kategori kompetisi ini berakhir di garis finish yang bertempat di Mapolres Raja Ampat.
Menariknya, magnet ajang “Raja Ampat Berlari” tidak hanya memikat warga lokal. Ratusan pelari dari luar daerah seperti Jakarta, Makassar, Jawa, hingga Gorontalo turut ambil bagian dalam event ini. Mulai dari anak-anak hingga lansia melebur menjadi satu, menciptakan pemandangan penuh warna di sepanjang rute strategis Kota Waisai. Tidak mau kalah dengan para peserta, Kapolres Raja Ampat beserta Pejabat Utama (PJU) juga turun ke jalan dan ikut berlari menyelesaikan rute.
Kapolres Raja Ampat, AKBP Jems Oktovianus Tegai, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar ajang unjuk kecepatan, melainkan sebuah wadah untuk mempererat sinergitas.
“Ini bukan hanya sekadar acara olahraga, tetapi juga menjadi simbol semangat kebersamaan kita dalam meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80,” ujar AKBP Jems Oktovianus Tegai di sela-sela acara. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi jembatan yang menghubungkan Polri, TNI, dan seluruh lapisan masyarakat.
Demi memastikan kenyamanan dan keselamatan peserta, panitia menerapkan pengawalan ketat di sepanjang rute. Fasilitas pendukung seperti pos kesehatan dan titik air minum (water station) juga disiagakan dengan matang. Suasana kompetisi makin memanas dan meriah berkat total hadiah senilai Rp77 juta serta berbagai doorprize menarik yang disiapkan oleh panitia.
Kemeriahan ditutup dengan penuh haru dan tepuk tangan riuh sekitar pukul 10.00 WIT saat sesi penyerahan hadiah. Salah satu sorotan utama jatuh kepada Bapak Slamet, pelari tertua berusia 74 tahun yang sukses membawa pulang gelar Juara Favorit setelah berhasil menaklukkan rute penuh.
Di akhir acara, Kapolres Raja Ampat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan Pemerintah Daerah, aparat keamanan, dan seluruh masyarakat yang menyukseskan acara ini.
“Kita berharap bahwa semangat kebersamaan yang terlihat hari ini akan terus menjadi dasar untuk membangun Kabupaten Raja Ampat yang lebih baik, sesuai dengan semangat Hari Bhayangkara yang selalu mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat (Polri Untuk Masyarakat),” pungkas AKBP Jems Oktovianus Tegai.













