Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Jamnas XII Bukan Sekadar Berkemah, 32 Pramuka Jember Dikirim Bawa Nama Daerah

JEMBER – Jejakindonesia.news || Puluhan anggota Pramuka terbaik Jember mendapat kesempatan untuk menimba pengalaman di tingkat nasional.

Sebanyak 32 peserta didik akan membawa nama Kabupaten Jember dalam Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 yang digelar di Cibubur, Jakarta, 13–20 Agustus mendatang.

Mereka dilepas langsung Bupati Jember Gus Fawait dalam acara pembekalan Kontingen Cabang Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (10/8/2026).

Bagi Gus Fawait, keberangkatan kontingen tersebut bukan sekadar agenda kepramukaan.

Jamnas dinilai menjadi ruang belajar bagi para pelajar untuk mendapatkan pengalaman yang tidak bisa sepenuhnya diperoleh melalui pembelajaran di ruang kelas.

“Tidak semua bisa terpilih menjadi kontingen. Dari ribuan hingga puluhan ribu siswa-siswi di Kabupaten Jember, anak-anak panjenengan yang hari ini terpilih,” kata Gus Fawait.

Karena itu, dia meminta para peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Selama berada di Jamnas, peserta diharapkan berani berinteraksi dengan pramuka dari berbagai daerah, belajar mandiri, memperluas wawasan, sekaligus mengenal keberagaman Indonesia.

“Ini adalah pengalaman yang tidak ada di buku dan tidak hanya didapat dari teori, tetapi melalui praktik secara langsung,” ujarnya.

Pemkab Jember, lanjut Gus Fawait, memastikan persoalan biaya tidak menjadi penghalang bagi peserta yang telah dinyatakan lolos.

Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap keberangkatan kontingen, termasuk biaya pendaftaran, perjalanan, fasilitas, serta kebutuhan lain selama mengikuti kegiatan.

“Pemerintah Kabupaten Jember memastikan adik-adik yang sudah berlatih dan harus berangkat, hari ini kita biayai untuk berangkat. Pokoknya intinya Jember support full,” tegasnya.

Namun, Gus Fawait mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan kontingen tidak hanya dilihat dari pencapaian selama Jamnas.

Justru sikap dan karakter peserta selama membawa nama Jember menjadi hal yang lebih penting.

Peserta diminta menjaga nama baik daerah, Gerakan Pramuka, orang tua, sekolah, dan para guru. Menurutnya, prestasi dalam kegiatan hanya menjadi nilai tambah, sedangkan karakter merupakan bekal yang jauh lebih panjang.

“Bagi saya, juara adalah bonus, prestasi adalah bonus. Yang paling utama adalah akhlak dan karakter,” pesannya.

Kontingen Jember sendiri terdiri atas 32 peserta didik. Mereka akan didampingi empat pembina, masing-masing dua putra dan dua putri, serta dua pimpinan kontingen yang terdiri atas satu putra dan satu putri.

Wakil Sekretaris II Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jember Riyono mengatakan, Jamnas XII tidak didesain sebagai ajang adu prestasi. Kegiatan tersebut lebih diarahkan sebagai wahana rekreasi edukatif, pertukaran pengalaman, peningkatan keterampilan, sekaligus pembentukan karakter.

“Yang jelas, kontingen harus solid, beretika, dan berakhlak. Itu pesan yang kami tekankan,” terang Riyono.

Selama sepekan di Cibubur, para peserta akan mengikuti berbagai agenda. Di antaranya upacara pembukaan, permainan persahabatan, kegiatan kepramukaan, permainan tradisional hingga agenda peringatan Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus.

Kekompakan menjadi salah satu modal utama kontingen Jember. Riyono berharap seluruh peserta mampu menjaga kebersamaan sejak berangkat hingga seluruh rangkaian Jamnas berakhir.

Lebih dari itu, pengalaman yang diperoleh selama berada di Cibubur diharapkan tidak berhenti ketika peserta kembali ke Jember. Pengetahuan dan keterampilan yang didapat diminta untuk dibawa pulang dan dibagikan kepada teman-teman di sekolah.

“Harapannya, adik-adik dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, membawa pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh untuk diterapkan serta dibagikan kembali di lingkungan sekolah masing-masing,” pungkasnya.

(Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!