Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250
Polri  

Polantas Menyapa, Hadir Lebih Dekat Layani Warga di Samsat Jember Timur

JEMBER — Jejakindonesia.news || Mengurus administrasi kendaraan tidak selalu mudah bagi setiap orang. Ada yang memahami prosedur, namun tak sedikit pula masyarakat yang masih membutuhkan penjelasan ketika harus mengurus STNK, BPKB maupun kebutuhan administrasi kendaraan lainnya.

Melihat kondisi tersebut, Satlantas Polres Jember menghadirkan program Polantas Menyapa di Kantor Samsat Bersama Jember Timur (Patrang). Melalui program ini, polisi hadir lebih dekat dengan masyarakat, bukan hanya sebagai petugas, tetapi juga sebagai tempat bertanya dan mencari solusi.

Personel Satlantas secara aktif menyapa masyarakat di area pelayanan. Warga diberikan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai persyaratan, tahapan pelayanan, registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor (Regident Ranmor), hingga informasi mengenai biaya resmi.

Pendekatan dialogis tersebut diharapkan membuat masyarakat merasa lebih nyaman dan tidak ragu menyampaikan kendala yang dihadapi selama proses pelayanan.

Kasat Lantas Polres Jember AKP Ade Andini, S.Tr.K., S.I.K., M.H. mengatakan, pelayanan kepada masyarakat tidak cukup hanya dilakukan secara administratif.

Menurutnya, cara petugas berkomunikasi dan membantu masyarakat juga menjadi bagian penting dari pelayanan publik.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang benar, mudah diakses, dan sesuai dengan ketentuan. Kalau ada kendala, jangan ragu untuk bertanya kepada petugas. Kami siap membantu memberikan solusi sesuai SOP,” ujar Ade saat ditemui awak media, Rabu (2/9/2026).

Ia menambahkan, setiap personel yang bertugas di lingkungan pelayanan Satlantas maupun Samsat harus mengedepankan sikap ramah, responsif, dan profesional.

Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai biaya resmi dan mekanisme pelayanan.

Keterbukaan tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian untuk mencegah terjadinya pungutan liar maupun praktik percaloan.

Ade menegaskan bahwa pelayanan Satlantas Polres Jember harus berjalan secara profesional dan zero pungli.

“Kami ingin masyarakat merasa dilayani dan dibantu. Ketika ada persoalan administrasi, jangan sampai masyarakat merasa sendirian atau bingung harus bertanya kepada siapa,” katanya.

Bagi Satlantas Polres Jember, membangun kepercayaan masyarakat dimulai dari hal sederhana: menyapa, mendengarkan, menjelaskan, dan membantu.

Karena itu, Polantas Menyapa tidak hanya menjadi program pelayanan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara polisi dengan masyarakat.

“Polri bukan hanya hadir sebagai aparat penegak hukum. Kami juga ingin hadir sebagai mitra masyarakat dalam memberikan pelayanan. Kami ingin melayani dengan hati dan pendekatan yang humanis,” tutur Ade.

Melalui pelaksanaan program tersebut secara berkelanjutan, Satlantas Polres Jember berharap masyarakat semakin mudah memperoleh informasi dan mendapatkan pelayanan administrasi kendaraan yang transparan, nyaman, dan berintegritas.

Kehadiran polisi di Samsat pun diharapkan bukan sekadar terlihat sebagai petugas pelayanan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sebab pelayanan yang baik bukan hanya tentang seberapa cepat urusan selesai, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat merasa dihargai, didengar, dan dibantu.

(Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!