BANYUWANGI – Jejakindonesia.news || Pemkab Banyuwangi menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke 81 Provinsi Jawa Timur di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Senin (12/10/2026). Dipimpin langsung Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, upacara tersebut berlangsung khidmat dan lancar.
Upacara yang dilaksanakan secara hybrid tersebut diikuti ratusan ASN daerah serta perwakilan sejumlah elemen masyarakat, mahasiswa, dan pelajar yang hadir langsung di lokasi upacara. Sementara secara virtual, upacara juga diikuti oleh Camat, Lurah dan Kepala Desa se Banyuwangi, serta Kepala Puskesmas dan Satuan Koordinasi Wilayah Pendidikan se-Banyuwangi.
Upacara turut dihadiri Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Wishnu Krestiawan, Kepala BNN Kabupaten Banyuwangi Kombes Pol Rachmat Kurniawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo, dan segenap perwakilan Instansi vertikal.
Dalam amanatnya, Wabup Mujiono menyampaikan bahwa usia delapan puluh satu tahun perjalanan Provinsi Jawa Timur merupakan sebuah kisah panjang tentang kerja keras, ketangguhan, dan kebersamaan seluruh warganya yang telah ditempa sejak berabad-abad lalu.
“Waktu yang panjang ini bukan sekadar hitungan waktu, melainkan jejak perjuangan, kebijaksanaan, dan kebanggaan. Mari jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk memperbarui komitmen pengabdian. Bekerja dengan integritas, bergerak dengan inovasi, berkolaborasi dengan semangat kebersamaan, dan melayani dengan hati,” ajak Wabup.
Ia menambahkan, Banyuwangi sebagai bagian dari Jawa Timur turut berbangga menjadi bagian dari perjalanan panjang tersebut. Banyuwangi pun terus berbenah di berbagai sektor agar dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Jawa Timur.
“Salah satunya, kami fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Kami mendorong agar ASN tidak berhenti sebagai pelaksana administrasi, tetapi hadir sebagai sebagai pelayan masyarakat, pemberi solusi, dan penggerak perubahan. Serta memastikan warga mendapatkan pelayanan yang semakin cepat, mudah, transparan, dan berkeadilan,” kata Wabup.
Berkat peran serta dan kolaborasi berbagai pihak, saat ini pembangunan di Banyuwangi terus berjalan baik dan kondusif. Sejumlah capaian berhasil ditorehkan Banyuwangi diantaranya, pada 2025 perekonomian Banyuwangi tumbuh 5,65 persen, meningkat dari 4,68 persen pada 2024. Angka kemiskinan juga turun dari 6,54 persen menjadi 6,13 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 74,30 menjadi 75,17.
“Capaian ini adalah hasil kerja bersama pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat Banyuwangi. Capaian tersebut menjadi upaya sekaligus dukungan Banyuwangi untuk memajukan daerah, sekaligus kemajuan Jawa Timur,” ujar Wabup. (*)













