Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Ketua DPRD Banyuwangi Tegaskan Pemerataan Pembangunan: “Seluruh Kabupaten Banyuwangi”

BANYUWANGI, Jejakindonesia.news — Senin, 12 Oktober 2026 — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat kerja khusus di ruang rapat utama Kantor DPRD Banyuwangi, Senin (12/10/2026). Rapat tersebut membahas penyelarasan aspirasi masyarakat yang dihimpun anggota dewan melalui kegiatan reses agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan daerah.

Pembahasan mencakup berbagai usulan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga program pemberdayaan ekonomi. Aspirasi tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyerapan kebutuhan warga dan penyusunan arah pembangunan yang sesuai dengan prioritas daerah.

Rapat berlangsung tertib dan kondusif hingga seluruh agenda pembahasan selesai. Setelah rapat ditutup, sejumlah wartawan Jejak Indonesia melakukan wawancara cegat (doorstop) dengan unsur pimpinan DPRD Banyuwangi untuk menggali informasi mengenai arah kebijakan pembangunan, khususnya terkait pemerataan alokasi anggaran di berbagai wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, awak media menanyakan wilayah atau desa yang akan menjadi prioritas dalam realisasi anggaran pembangunan tahun 2026.

Menanggapi pertanyaan itu, Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, memberikan jawaban singkat.

“Seluruh Kabupaten Banyuwangi,” ujarnya kepada wartawan Jejak Indonesia sebelum meninggalkan lokasi rapat.

Pernyataan tersebut menegaskan cakupan pembangunan yang disampaikan Ketua DPRD, yakni seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi. Meski demikian, penentuan program dan alokasi anggaran pada masing-masing wilayah tetap perlu mengacu pada kebutuhan masyarakat, skala prioritas, serta ketentuan perencanaan dan penganggaran daerah.

Pemerataan pembangunan menjadi salah satu aspek penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun di pelosok desa.

Masyarakat pun berharap aspirasi yang telah disampaikan melalui kegiatan reses dapat ditindaklanjuti secara terukur, transparan, dan akuntabel, sehingga program pembangunan yang direalisasikan benar-benar menjawab kebutuhan warga.

JEJAK INDONESIA
Mengawal informasi, menyuarakan aspirasi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!