Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

BULOG Banyuwangi Lampaui Target, Realisasi Capai 102,47 Persen

BANYUWANGI, Jejakindonesia.news || 9 Oktober 2026 — Perum BULOG mencatat sejarah baru dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Hingga 8 Oktober 2026, realisasi pengadaan beras secara nasional mencapai 4.115.014 ton setara beras atau 102,88 persen dari target penugasan pemerintah sebesar 4 juta ton.

Capaian tersebut menjadi realisasi pengadaan tertinggi sepanjang sejarah BULOG berdiri. Angka ini juga melampaui realisasi tahun 2025 yang mencapai 3.191.969 ton setara beras serta memecahkan rekor sebelumnya pada 2012, yakni sekitar 3,65 juta ton.

Keberhasilan tersebut turut didukung kontribusi BULOG Kantor Cabang Banyuwangi yang mencatat realisasi pengadaan sebesar 71.070,69 ton setara beras atau 102,47 persen dari target penugasan.

Pencapaian ini menunjukkan peran strategis BULOG dalam menyerap hasil panen petani, memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), serta menjaga ketersediaan pasokan pangan bagi masyarakat.

Pengadaan dilakukan melalui optimalisasi jaringan pembelian di berbagai wilayah sentra produksi dengan melibatkan petani, kelompok tani, mitra penggilingan, serta pemangku kepentingan terkait.

Selain memperluas penyerapan hasil panen, BULOG juga memperkuat kesiapan sarana penyimpanan dan pergudangan serta mengoptimalkan kegiatan pengadaan pada momentum panen. Langkah tersebut ditujukan agar hasil produksi petani dapat terserap secara maksimal sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah.

Pemimpin Cabang Perum BULOG Kantor Cabang Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan BULOG dan berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.

Menurut Dwiana, keberhasilan melampaui target bukan sekadar pencapaian angka, melainkan hasil kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga ketahanan pangan.

“Capaian lebih dari 4 juta ton setara beras secara nasional yang memecahkan rekor tertinggi sepanjang BULOG berdiri ini bukan sekadar angka. Banyuwangi menyumbang sebanyak 71.070,69 ton setara beras atau 102,47 persen dari target penugasan,” ujar Dwiana.

Ia menegaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh insan BULOG yang terus bergerak di lapangan, mendampingi petani, serta memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik.

“Keberhasilan melampaui target ini menjadi bukti bahwa dengan kerja bersama, amanah pemerintah dapat kita jalankan secara optimal,” tambahnya.

Dwiana juga menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), TNI, para petani, mitra pengadaan, mitra penggilingan, serta seluruh pihak yang turut mendukung kegiatan penyerapan hasil panen.

Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi BULOG untuk terus memberikan manfaat bagi petani, menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Capaian ini harus menjadi energi bagi BULOG untuk terus memberikan manfaat bagi petani, menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia,” tuturnya.

Perkuat Tiga Pilar Ketahanan Pangan

Rekor pengadaan beras tersebut semakin memperkuat peran BULOG dalam menjalankan tiga pilar utama ketahanan pangan nasional, yakni menjaga ketersediaan pangan, mendukung stabilisasi harga di tingkat produsen dan konsumen, serta mengelola cadangan pangan pemerintah.

Dengan pengadaan yang kuat di tingkat hulu, pemerintah memiliki fondasi stok beras yang semakin kokoh untuk mendukung program stabilisasi pasokan dan harga pangan serta penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat sesuai kebijakan yang berlaku.

BULOG juga berkomitmen melanjutkan penyerapan hasil panen hingga akhir 2026 melalui penguatan operasional, inovasi, dan kolaborasi dari hulu hingga hilir.

Capaian nasional sebesar 102,88 persen dan realisasi BULOG Banyuwangi sebesar 102,47 persen menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung swasembada pangan serta memastikan hasil kerja petani berkontribusi terhadap kekuatan pangan Indonesia.

Reporter: Rio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!