Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Mobil Cinta Hadir, Pemkab Jember Pastikan Pasien Kurang Mampu Bisa Pulang dari Rumah Sakit Gratis

Jember – Jejakindonesia.news || Pemerintah Kabupaten Jember menghadirkan Mobil Cinta untuk membantu pasien kurang mampu pulang dari rumah sakit tanpa terbebani biaya transportasi. Bupati Jember, Gus Fawait, meminta seluruh jajaran birokrasi hingga tingkat kecamatan dan desa aktif menyosialisasikan layanan tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Program ini menjadi salah satu upaya Pemkab Jember memperkuat akses pelayanan kesehatan, terutama bagi warga yang masih menghadapi kendala ekonomi meski telah mendapatkan layanan pengobatan.

Gus Fawait menyoroti persoalan yang kerap dihadapi pasien setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Tidak semua keluarga memiliki kendaraan atau kemampuan finansial untuk membiayai perjalanan pulang, terlebih ketika kondisi pasien belum sepenuhnya pulih.

“Masih ada warga kita yang sakit, tapi enggan berobat atau bingung saat hendak pulang dari rumah sakit karena tidak memiliki biaya untuk menyewa kendaraan,” ungkapnya.

Menurutnya, persoalan transportasi tersebut tidak boleh menjadi hambatan bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak. Bahkan, terdapat pasien yang terpaksa menggunakan kendaraan roda tiga atau sepeda motor yang kurang memadai untuk membawa pasien seusai menjalani perawatan.

Karena itu, Pemkab Jember menyediakan layanan Mobil Cinta melalui tiga rumah sakit milik pemerintah daerah. Armada ini digunakan untuk mengantarkan pasien kurang mampu kembali ke rumah masing-masing secara gratis.

Sosialisasi Jadi Kunci

Agar program tersebut tidak sekadar tersedia, tetapi juga dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan, Gus Fawait menginstruksikan para camat, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), hingga seluruh jajaran staf untuk menyebarluaskan informasi mengenai Mobil Cinta.

Menurutnya, keberadaan program pelayanan publik harus diketahui masyarakat secara luas. Jangan sampai warga yang sebenarnya berhak mendapatkan bantuan justru tidak mengetahui adanya fasilitas pengantaran pasien tersebut.

“Saya minta tolong kepada para camat, OPD, dan seluruh jajaran untuk menyosialisasikan keberadaan Mobil Cinta ini agar warga yang membutuhkan benar-benar merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pelayanan kesehatan tidak cukup hanya memastikan masyarakat mendapatkan akses pengobatan.

Pemerintah juga perlu memperhatikan kebutuhan pasien setelah menjalani perawatan, termasuk memastikan mereka dapat kembali ke rumah dengan aman tanpa terbebani biaya tambahan.

“Semua pelayanan kesehatan harus kita landasi dengan rasa cinta dan kepedulian,” ujarnya.

Melalui Mobil Cinta, Pemkab Jember berharap beban ekonomi keluarga pasien kurang mampu dapat berkurang.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan pelayanan kesehatan yang lebih manusiawi, inklusif, dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Jember.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!