Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250
TNI  

Gubernur Wayan Koster Hadiri Pisah Sambut Pangdam IX/Udayana, Tekankan Soliditas Forkopimda Jaga Bali

BALI — Jejakindonesia.news || Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri acara pisah sambut Pangdam IX/Udayana dari Mayjen TNI Piek Budyakto kepada Mayjen TNI Made Putra Widiastawa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Supardi Lantai III, Markas Kodam IX/Udayana, pada Rabu (21/10/2026).

Pergantian kepemimpinan ini menandai dimulainya tugas Mayjen TNI Made Putra Widiastawa sebagai Pangdam IX/Udayana, menggantikan Mayjen TNI Piek Budyakto yang selanjutnya mengemban amanah sebagai Pangdam V/Brawijaya di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Gubernur Wayan Koster menyampaikan ucapan selamat kepada Mayjen TNI Made Putra Widiastawa atas amanah baru yang diemban. Ia juga menyampaikan selamat bertugas kepada Mayjen TNI Piek Budyakto dalam menjalankan tanggung jawab barunya di wilayah Jawa Timur.

Koster menegaskan bahwa hubungan dan kerja sama antarpimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali selama ini telah berjalan dengan sangat baik. Kekompakan tersebut menjadi modal penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta stabilitas daerah.

“Kami selalu solid dan kompak, dalam suka maupun duka bekerja menjaga Bali,” ujar Koster.

Menurutnya, Bali memiliki karakteristik istimewa karena menjadi salah satu destinasi pariwisata dunia. Kondisi tersebut membuat keamanan dan stabilitas Pulau Dewata tidak hanya berdampak terhadap masyarakat lokal, tetapi juga berpengaruh terhadap kepercayaan wisatawan serta perhatian masyarakat internasional.

“Sedikit saja terjadi sesuatu di Bali, maka pengaruhnya tidak hanya akan dirasakan di tingkat lokal, tetapi akan menjadi berita di seluruh dunia,” ungkapnya.

Atas dasar itu, Gubernur Bali dua periode tersebut mengajak seluruh jajaran Forkopimda untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi, serta membangun komunikasi yang harmonis demi kepentingan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Koster juga menyoroti sinergi TNI dan Polri ketika Bali menghadapi persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang sempat menimbulkan antrean di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodam IX/Udayana yang mengerahkan prajurit untuk membantu mengatur antrean di SPBU. Personel TNI juga membantu pelayanan kepada konsumen guna mempercepat proses pengisian BBM.

Dukungan serupa diberikan Polda Bali melalui pengawalan mobil tangki pengangkut BBM dari depo menuju SPBU. Personel kepolisian turut membantu mengatur antrean kendaraan agar situasi lalu lintas tidak semakin terganggu.

“Terima kasih kepada Bapak Pangdam dan Kapolda beserta jajaran karena telah bekerja keras mengatasi persoalan tersebut. Saat ini, situasi Bali sudah sangat kondusif,” ucapnya.

Koster menilai, kolaborasi tersebut menjadi gambaran nyata pentingnya koordinasi lintas institusi dalam menghadapi persoalan yang berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.

Ia berharap pola kerja sama yang telah terbangun dapat terus dipertahankan, sehingga setiap tantangan yang dihadapi Bali dapat ditangani secara cepat, terkoordinasi, dan mengutamakan kepentingan publik.

Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Wayan Koster beserta seluruh jajaran Forkopimda Provinsi Bali atas sambutan hangat yang diberikan.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya mengenal Koster dengan baik karena keduanya merupakan alumni SMAN 1 Singaraja. Made Putra Widiastawa juga menyampaikan kekagumannya terhadap sosok Koster yang dinilainya cerdas.

Bagi Mayjen TNI Made Putra Widiastawa, memperoleh amanah untuk bertugas di tanah kelahiran merupakan kehormatan sekaligus kebahagiaan tersendiri.

Karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk mengabdikan diri bagi daerah dan masyarakat Bali selama menjalankan tugas sebagai Pangdam IX/Udayana.

Ia juga meminta dukungan dari jajaran Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, guna menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas TNI di wilayah Bali dan sekitarnya.

“Karena keberhasilan tugas kami sangat membutuhkan dukungan dari elemen masyarakat, termasuk di dalamnya tokoh masyarakat,” tuturnya.

Made Putra Widiastawa menambahkan, kerja sama yang telah dibangun oleh pejabat sebelumnya akan terus dilanjutkan dan diperkuat. Menurutnya, sinergi yang baik merupakan modal utama untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan daerah.

Dalam acara tersebut, Mayjen TNI Piek Budyakto turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bali, jajaran Forkopimda, serta seluruh masyarakat Bali atas dukungan yang diberikan selama dirinya menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana selama 18 bulan.

Ia mengakui bahwa dukungan dan kerja sama seluruh pihak sangat membantu pelaksanaan tugas dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bali dan sekitarnya.

“Kami merasa sangat terbantu dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.

Acara pisah sambut tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Provinsi Bali, TNI, Polri, dan seluruh unsur Forkopimda.

Dengan kepemimpinan Pangdam IX/Udayana yang baru, sinergi antarlembaga diharapkan semakin kuat dalam menjaga keamanan, menciptakan situasi yang kondusif, serta mendukung pembangunan dan keberlanjutan pariwisata Bali.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!