Jember – Jejakindonesia.news || Peran generasi muda dinilai menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Pesan itu disampaikan Bupati Jember Gus Fawait saat menghadiri pelantikan pengurus Pimpinan Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Kota Surabaya sekaligus membuka Pelatihan Tunas 1 dan 2, Sabtu (3/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait mendorong kader TIDAR tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari proses penguatan gagasan kebangsaan di tengah perkembangan teknologi dan media sosial.
Menurutnya, generasi milenial dan Gen Z memiliki ruang yang sangat luas untuk ikut mengambil peran dalam perjalanan bangsa. Salah satunya melalui pemanfaatan media sosial untuk menyampaikan informasi yang faktual serta memperkenalkan gagasan pembangunan kepada masyarakat.
“Anak-anak milenial dan Gen Z harus ikut membantu menyukseskan cita-cita besar menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045. Ini membutuhkan proses dan perjuangan bersama,” ujar Gus Fawait.
Ia juga meminta kader TIDAR Kota Surabaya lebih aktif menggunakan media sosial sebagai ruang komunikasi publik.
Kader didorong mampu menyajikan informasi secara akurat sekaligus memberikan klarifikasi terhadap informasi yang dinilai tidak sesuai fakta.
Gus Fawait menyebut TIDAR memiliki posisi strategis sebagai ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda.
Karena itu, proses pengkaderan tidak boleh berhenti pada kegiatan organisasi, tetapi harus melahirkan kader yang memiliki komitmen terhadap kepentingan masyarakat.
“TIDAR merupakan kawah candradimuka bagi calon-calon pejuang politik Partai Gerindra dan calon pemimpin bangsa,” katanya.
Ia pun mengingatkan para kader untuk memegang teguh semangat dan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Pesan Ketua Umum TIDAR Rahayu Saraswati juga diharapkan menjadi pijakan kader dalam menjalankan organisasi, terutama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil.
Selain itu, Gus Fawait menekankan pentingnya kolaborasi lintas generasi.
Menurutnya, perjalanan sejarah Indonesia menunjukkan bahwa pemuda selalu memiliki ruang penting dalam menentukan arah bangsa.
“Cita-cita besar pendiri bangsa yang kini diemban oleh Presiden Prabowo akan terwujud dengan dorongan dan kerja keras para pemuda-pemudi, termasuk kader TIDAR,” tegasnya.
Gus Fawait juga berharap TIDAR Kota Surabaya mampu membangun sinergi dengan Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya maupun Pemerintah Kota Surabaya.
Dengan demikian, keberadaan TIDAR tidak hanya menjadi ruang pengkaderan internal, tetapi juga dapat berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di tengah masyarakat.
(Dodik)













