Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250
Berita  

Mbah Semar: Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu, Jangan Ada Jabatan Menjadi Tameng Kejahatan

JAWA TIMUR — Jejakindonesia.news|Pesan tegas disampaikan Selamet Solichin alias Mbah Semar, Pimpinan Umum Media Jejak-Indonesia.id, JejakIndonesia.news dan Pedot.pro, terkait pentingnya menjaga integritas aparat penegak hukum serta memperkuat komitmen pemberantasan berbagai bentuk kejahatan yang merusak masyarakat.

Menurut Mbah Semar, jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab, bukan alat kekuasaan untuk melindungi kepentingan pribadi, kelompok, maupun pihak tertentu yang diduga terlibat dalam pelanggaran hukum.

“Jabatan adalah amanah, bukan tameng kejahatan. Siapa pun yang melanggar hukum harus diproses sesuai aturan, tanpa melihat pangkat, jabatan maupun latar belakangnya,” tegas Mbah Semar, Rabu (12/8/2026).

Ia menekankan pentingnya penegakan hukum yang konsisten terhadap berbagai bentuk kejahatan, termasuk peredaran narkotika, obat-obatan terlarang, minuman keras, perjudian, serta bentuk pelanggaran hukum lainnya.

Terlebih apabila dalam proses penanganan perkara ditemukan indikasi adanya penyalahgunaan kewenangan atau dugaan keterlibatan oknum aparat.

Mbah Semar menegaskan bahwa seragam dan institusi adalah kehormatan yang harus dijaga oleh setiap personel.

Menurutnya, apabila terdapat oknum yang terbukti menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi, memberikan perlindungan terhadap aktivitas ilegal, atau menghalangi proses penegakan hukum, maka persoalan tersebut harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Seragam adalah kehormatan. Jangan sampai ada oknum yang justru mencoreng nama baik institusi karena diduga menjadi pelindung aktivitas ilegal. Kalau ada bukti, proses secara hukum,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemberantasan kejahatan tidak boleh hanya berhenti pada pelaku di lapangan.

Apabila dalam sebuah perkara ditemukan indikasi adanya pihak yang memberikan perlindungan, membekingi, memfasilitasi, atau menyalahgunakan jabatan, maka seluruh rangkaian tersebut harus ditelusuri secara profesional berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah.

Mbah Semar mengajak seluruh aparat penegak hukum untuk menjaga integritas dan tidak tergoda oleh kepentingan sesaat yang pada akhirnya dapat merusak kehormatan pribadi maupun institusi.

“Bersih itu hebat. Jangan noda seragam dengan kepentingan pribadi. Masyarakat membutuhkan aparat yang tegas, profesional dan benar-benar berdiri di atas hukum,” kata Mbah Semar.

Ia juga menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal informasi publik. Pemberitaan, menurutnya, harus tetap berpegang pada fakta, akurasi, keberimbangan dan asas praduga tak bersalah.

“Kami tidak ingin menuduh siapa pun. Kalau ada informasi mengenai dugaan pelanggaran hukum, silakan dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penyidikan. Media mengawal fakta, aparat menegakkan hukum,” tegasnya.

Mbah Semar menilai kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum sangat ditentukan oleh konsistensi dalam menjalankan tugas.

Karena itu, setiap informasi atau laporan mengenai dugaan tindak pidana maupun penyalahgunaan kewenangan harus ditindaklanjuti secara profesional apabila terdapat dasar dan bukti yang memadai.

“Jangan sampai masyarakat melihat hukum tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas. Hukum harus berdiri tegak untuk siapa saja,” tandas Mbah Semar.

Ia menambahkan, pangkat, jabatan maupun seragam bukanlah kekebalan hukum. Setiap orang tetap memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, sementara setiap dugaan pelanggaran harus dibuktikan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Kami tidak mencari kesalahan orang. Kami hanya ingin hukum ditegakkan secara adil. Kalau benar, katakan benar. Kalau salah, proses sesuai hukum. Jangan ada intervensi, jangan ada tebang pilih,” pungkasnya.

 

Jejak Indonesia — Tegas, Akurat, Terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!