BANYUWANGI – Jejakindonesia.news // Pengurus Pusat Wartawan Fast Respon (PW-FRN) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan audiensi yang dilakukan Sekretaris Jenderal PW-FRN, Imam, bersama jajaran pengurus DPC PW-FRN Banyuwangi dengan Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rahmat Kurniawan, di Kantor BNNK Banyuwangi, Kamis (25/6/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara media dan lembaga pemberantasan narkoba dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.
Mewakili Ketua Umum PW-FRN, Sekjen Imam menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya siap menjadi mitra strategis BNN dalam menyampaikan informasi yang edukatif, akurat, dan mampu meningkatkan kesadaran publik mengenai ancaman narkoba.
“Silaturahmi ini merupakan bentuk komitmen PW-FRN untuk terus menjalin sinergi dengan BNN dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Media memiliki peran penting sebagai sarana edukasi dan penyebaran informasi yang benar kepada masyarakat,” ujar Imam.
Sementara itu, Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rahmat Kurniawan, mengapresiasi kunjungan dan dukungan yang diberikan PW-FRN. Menurutnya, keterlibatan media menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas jangkauan sosialisasi serta membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Kolaborasi dengan insan pers dan organisasi profesi seperti PW-FRN merupakan langkah strategis untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat. Pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC PW-FRN Banyuwangi, Agus Samiaji, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan BNNK Banyuwangi melalui pemberitaan yang objektif, berimbang, dan edukatif.
“Kami siap mendukung program-program BNNK Banyuwangi melalui pemberitaan yang objektif, edukatif, dan membangun kesadaran publik agar masyarakat semakin memahami bahaya narkotika serta bersama-sama memerangi peredarannya,” tegas Agus Samiaji.
Audiensi diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen mempererat hubungan kelembagaan antara PW-FRN dan BNNK Banyuwangi. Melalui sinergi yang semakin kuat antara media dan BNN, diharapkan upaya pencegahan serta pemberantasan narkotika dapat berjalan lebih efektif, sekaligus memperkuat perlindungan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
(Tim)













