Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Raker PCNU Banyuwangi di Ponpes Al-Falah Bahas Ide Besar Organisasi dan Penguatan Peran Lembaga

BANYUWANGI — Jejakindonesia.news // Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi menggelar rapat kerja perdana di Pondok Pesantren Al-Falah di Purwoharjo depan kantor KUA, pada Sabtu (9/5/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan itu dihadiri jajaran pengurus harian PCNU Banyuwangi, badan otonom (banom), serta berbagai lembaga di bawah naungan Nahdlatul Ulama Banyuwangi.

Rapat kerja tersebut menjadi momentum awal untuk merumuskan arah besar gerakan PCNU Banyuwangi selama masa khidmat kepengurusan. Berbagai ide dan gagasan strategis dibahas bersama sebagai upaya memperkuat peran organisasi dalam bidang sosial, pendidikan, keagamaan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Selain dihadiri pengurus harian PCNU, forum tersebut juga diikuti secara aktif oleh seluruh lembaga dan banom NU Banyuwangi. Kehadiran mereka menunjukkan soliditas organisasi dalam mendukung program-program kemaslahatan umat yang menjadi cita-cita bersama.

Salah satu lembaga yang tampak hadir paling kompak adalah Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU). Tidak hanya dihadiri ketua LKKNU Banyuwangi, Dalilatus Saadah, tetapi juga jajaran pembina, wakil ketua, sekretaris, wakil sekretaris, hingga bidang-bidang dalam struktur organisasi turut hadir mengikuti jalannya rapat kerja.

Dalam kegiatan tersebut tampak pula kehadiran anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, yang juga Pembina LKKNU Banyuwangi Hj. Desi Prakasiwi, yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat bersama Nahdlatul Ulama.

Ketua PCNU Banyuwangi, Achmad Turmudi, menyampaikan bahwa rapat kerja ini bukan sekadar agenda formal awal kepengurusan, melainkan akan menjadi forum evaluasi tahunan untuk mengukur capaian program serta memperkuat sinergi antar-lembaga dan badan otonom.

“Rapat kerja ini tidak hanya dilakukan di awal masa jabatan PCNU, tetapi juga akan dilaksanakan setiap tahun sebagai evaluasi kegiatan. Sebab kegiatan PCNU bersama banom dan lembaga-lembaga memiliki peran besar dalam mendukung program kemasyarakatan dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, ide-ide besar PCNU Banyuwangi akan berhasil apabila didukung secara kolektif oleh seluruh banom dan dilaksanakan secara konkret oleh lembaga-lembaga di bawah naungan NU Banyuwangi.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi turut memberikan perhatian terhadap kegiatan tersebut. Bupati Banyuwangi diwakili oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Yusdi Irawan, yang hadir dalam forum sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kiprah Nahdlatul Ulama dalam pembangunan sosial dan keagamaan di Banyuwangi.

Suasana rapat kerja berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti pembahasan program serta menyampaikan berbagai gagasan untuk memperkuat kontribusi NU Banyuwangi di tengah masyarakat. (dll)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *