Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250
Polri  

Satlantas Polres Jember Hadirkan “Polantas Menyapa”, Perkuat Pelayanan Publik yang Transparan dan Berintegritas

Jember,- Jejakindonesia.news // 10 Juli 2026 – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember. Salah satunya melalui program “Polantas Menyapa” yang mulai diterapkan di Kantor Samsat Bersama Jember Barat, Kecamatan Kaliwates, sebagai wujud komitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik percaloan.

Program ini menghadirkan personel Satlantas langsung di area pelayanan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat yang mengurus administrasi kendaraan bermotor.

Selain membantu menjelaskan mekanisme pelayanan, petugas juga memastikan setiap proses berjalan sesuai prosedur resmi tanpa adanya pungutan di luar ketentuan.

Kasat Lantas Polres Jember, AKP Ade Andini, S.I.K., S.T.K., M.H., mengatakan bahwa inovasi tersebut merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam memberikan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan petugas di tengah pemohon bertujuan memberikan rasa aman sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai persyaratan, tahapan pelayanan, hingga besaran biaya resmi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

“Melalui program ini kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, jelas, dan nyaman tanpa harus menggunakan jasa calo. Seluruh layanan kami berkomitmen menerapkan prinsip bebas pungutan liar,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelayanan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kecepatan penyelesaian administrasi, tetapi juga oleh keterbukaan informasi dan sikap petugas yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan pendekatan yang lebih komunikatif, Satlantas Polres Jember berharap kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian terus meningkat.

Program “Polantas Menyapa” pun diharapkan menjadi budaya pelayanan yang mampu menciptakan sistem administrasi kendaraan bermotor yang semakin modern, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

(Vicky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *