Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Tak Dibebani Target Juara, Kafilah MTQ Jember Dilepas ke Tingkat Nasional

JEMBER – Jejakindonesia.news || Pemerintah Kabupaten Jember melepas kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat nasional untuk berlaga di Kota Semarang, Jawa Tengah. Pelepasan dilakukan Bupati Jember Gus Muhammad Fawait di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (8/9/2026).

Alih-alih membebani peserta dengan target juara, Gus Fawait meminta para kafilah tampil lepas dan memberikan kemampuan terbaik.

Menurutnya, keberhasilan menembus kompetisi tingkat nasional sudah menjadi capaian yang patut diapresiasi.

“Jangan bertanding dengan beban harus menang. Tampilkan yang terbaik, karena bisa sampai tingkat nasional saja sudah merupakan prestasi,” kata Gus Fawait.

Pemkab Jember, lanjutnya, ingin menjadikan keikutsertaan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk membangun kepercayaan diri sekaligus memperluas pengalaman para santri.

Pemkab juga menyiapkan bentuk penghargaan bagi anak-anak muda Jember yang mampu mengukir prestasi.

Para juara nantinya diprioritaskan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, termasuk kampus terkemuka di dalam maupun luar negeri.

“Kami ingin prestasi anak-anak Jember dibalas dengan kesempatan pendidikan yang lebih tinggi. Jangan sampai anak berprestasi berhenti karena persoalan biaya,” tegasnya.

Gus Fawait menilai keberadaan santri memiliki peran lebih luas dalam pembangunan daerah.

Kemampuan generasi pesantren, kata dia, tidak hanya berada pada bidang keagamaan, tetapi juga dapat menjadi kekuatan sosial dalam berbagai program pemerintah.

Ia menyebut keterlibatan kalangan santri dalam sejumlah agenda daerah sebagai bukti bahwa pesantren memiliki sumber daya manusia yang dapat berkontribusi secara nyata bagi Jember.

Karena itu, keberangkatan kafilah MTQ nasional diharapkan menjadi pemantik bagi santri lainnya untuk terus berprestasi.

“Harapannya, pengalaman mereka nanti bisa menjadi inspirasi bagi santri-santri lain. Bahwa anak pesantren juga bisa berprestasi di tingkat nasional, bahkan membuka jalan untuk melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya,” ujarnya.

Dalam MTQ XXXI tingkat nasional tahun ini, Jember mengirimkan sejumlah peserta terbaik hasil seleksi daerah. Mereka akan membawa nama Jember sekaligus Jawa Timur dalam persaingan dengan kafilah dari berbagai daerah di Indonesia.

Para kafilah yang disebut dalam pelepasan tersebut yakni Shinta Nuriyah, Herman Hidayat, Muh. Muftafairuz Dinejad, Makinatul Amninah, dan Moh. Helmi Fauzan Kamil.

Pemkab Jember berharap seluruh peserta mampu menjaga nama baik daerah, menjunjung sportivitas, serta menjadikan MTQ nasional sebagai ruang untuk menimba pengalaman dan memperluas jejaring.

Bagi Pemkab, prestasi di panggung nasional bukan sekadar soal membawa pulang piala. Lebih jauh, keberhasilan itu diharapkan menjadi pintu bagi lahirnya generasi muda Jember yang berprestasi, berpendidikan, dan memiliki kontribusi lebih besar bagi daerah.

(Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!