JEMBER – Jejakindonesia.news // Rabu (17/6), Sebuah organisasi wartawan bernama Aliansi Jurnalis Jawa Timur saat ini masih dalam tahap proses pengurusan badan hukum sebelum resmi beroperasi di Indonesia. Organisasi ini direncanakan lahir di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sebagai wadah profesional bagi insan pers dalam memperkuat peran jurnalistik di tengah dinamika informasi publik yang semakin cepat dan terbuka.
Kehadiran organisasi ini diharapkan menjadi sarana penguatan bagi para jurnalis untuk terus menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berbasis fakta. Selain itu, organisasi ini juga menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari upaya perlindungan profesi wartawan, terutama dalam menjalankan tugas jurnalistik yang dilindungi oleh Undang-Undang Pers yang berlaku di Indonesia.
Tidak hanya berfokus pada aspek profesi, organisasi ini juga menekankan pentingnya etika jurnalistik sebagai landasan utama dalam setiap aktivitas peliputan dan penyebaran informasi kepada masyarakat luas, agar media tetap berfungsi sebagai pilar demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab.
Ketua organisasi, Suliyadi, menyampaikan bahwa proses pengurusan badan hukum ini merupakan langkah penting dan strategis sebelum organisasi benar-benar resmi dideklarasikan. Ia menegaskan bahwa tujuan utama pembentukan organisasi ini adalah memperkuat solidaritas antarjurnalis serta meningkatkan kualitas dan profesionalisme pemberitaan.
Sementara itu, Wakil Ketua, Afandi, menambahkan bahwa kehadiran organisasi ini nantinya diharapkan dapat menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah, aparat, dan seluruh pemangku kepentingan, dengan tetap menjunjung tinggi independensi pers.
Dengan masih berlangsungnya proses legalitas ini, Aliansi Jurnalis Jawa Timur diharapkan dapat segera resmi terbentuk dan menjadi ruang kolaborasi yang sehat bagi insan pers, sekaligus memperkuat peran media dalam menyampaikan informasi yang edukatif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.













