JEMBER — Jejakindonesia.news || Regenerasi sepak bola Jember mulai digenjot dari level paling bawah. Askab PSSI Kabupaten Jember resmi menggulirkan Piala Bupati Jember 2026 sebagai salah satu ruang pembinaan sekaligus penjaringan pemain muda potensial.
Turnamen tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Jember Gus Fawait di Jember Sport Garden (JSG), Jumat (18/9/2026).
Kompetisi ini dirancang tidak hanya untuk mengejar prestasi pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari proses panjang menyiapkan talenta sepak bola Jember.
Gus Fawait mengatakan, pembinaan pemain muda harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Menurutnya, keberadaan kompetisi berjenjang menjadi penting agar Jember memiliki fondasi kuat dalam mencetak pemain sepak bola masa depan.
“Kita tidak boleh tinggal diam. Kita harus segera berbenah dan membuat terobosan-terobosan untuk menyiapkan generasi-generasi penerus sepak bola ini dari jenjang yang paling bawah,” kata Gus Fawait.
Ia menilai, mencetak pemain berkualitas tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan proses panjang, mulai dari pembinaan usia dini, kompetisi rutin, hingga pematangan kemampuan pemain.
“Tidak bisa setahun dua tahun, tapi butuh bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun. Dan hari ini adalah ikhtiar dari Pemerintah Kabupaten Jember untuk membantu pemerintah pusat menyiapkan calon pemain-pemain masa depan,” ujarnya.
Gus Fawait juga berharap geliat kompetisi tersebut dapat kembali meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap sepak bola. Lebih jauh, pemain-pemain yang muncul dari kompetisi ini diharapkan mampu berkembang hingga memperkuat Persid Jember maupun tim nasional Indonesia.
Sementara itu, Ketua Panitia Piala Bupati Jember 2026 Zainul Arifin menjelaskan, kompetisi tahun ini melibatkan peserta dari 31 kecamatan di Kabupaten Jember.
Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK hingga MA.
Selain kategori pelajar, panitia juga menyiapkan kategori umum antarkecamatan.
Untuk kategori pelajar, pertandingan menjadi bagian dari rangkaian Notohadinegoro Liga Pelajar yang dipusatkan di Lapangan Notohadinegoro.
Sedangkan kategori umum antarkecamatan digelar di Jember Sport Garden.
Menariknya, seluruh peserta tidak dipungut biaya pendaftaran. Rangkaian pertandingan juga akan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.
Zainul menyebut, kompetisi tersebut diarahkan sebagai salah satu sarana untuk menemukan atlet-atlet potensial yang dapat diproyeksikan memperkuat Jember pada ajang olahraga tingkat daerah maupun provinsi.
“Tujuan pertandingan Piala Bupati 2026 ini untuk menjaring atlet-atlet berbakat yang dipersiapkan untuk Porda dan Porprov, khususnya tingkat pelajar,” jelasnya.
Dengan cakupan peserta yang melibatkan hampir seluruh wilayah Jember, Piala Bupati Jember 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi tahunan.
Ajang ini diproyeksikan menjadi bagian dari ekosistem pembinaan sepak bola yang mampu menemukan dan mengembangkan talenta lokal secara berjenjang.
(Dodik)













