Jember – Jejakindonesia.news // Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat pemerataan pelayanan publik hingga ke wilayah pelosok. Upaya tersebut diwujudkan melalui kehadiran Mal Pelayanan Publik (MPP) Mini di Kecamatan Jombang yang ditinjau langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, pada Senin (25/5/2026).
Menurutnya, warga di wilayah selatan dan barat Jember selama ini harus menempuh perjalanan cukup lama hanya untuk mengurus dokumen administrasi di pusat kota. Dengan hadirnya MPP Mini, berbagai layanan kini dapat diakses langsung di tingkat kecamatan.
“Jember ini wilayahnya sangat luas. Masyarakat Jombang jika harus ke kota membutuhkan waktu satu hingga dua jam. Padahal mereka membayar pajak yang sama. Karena itu, pemerintah menghadirkan MPP Mini agar pelayanan lebih dekat dan mudah dijangkau,” ujar Gus Fawait.
Melalui fasilitas tersebut, masyarakat kini dapat mengurus berbagai dokumen administrasi tanpa harus datang ke kantor pelayanan di pusat kota. Bahkan, Pemkab Jember berencana menjadikan MPP Mini sebagai pusat pelayanan terpadu yang akan terus dikembangkan.
Gus Fawait juga mengungkapkan rencananya untuk berkantor secara berkala di MPP Mini guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
Selain meninjau fasilitas pelayanan, Gus Fawait turut mengajak masyarakat mengawasi pelaksanaan program Peta Cinta. Program tersebut menginstruksikan agar pencetakan KTP elektronik bagi masyarakat di luar wilayah perkotaan dapat dilakukan langsung di kantor kecamatan masing-masing tanpa harus mengantre di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).
Ia memastikan stok blangko KTP elektronik di Kabupaten Jember saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi.
“Kalau dulu banyak keluhan karena blangko habis, sekarang siapa pun yang membutuhkan KTP, baik karena hilang maupun rusak, bisa langsung mencetak di kantor kecamatan. Blangko tersedia dan seluruh layanan gratis. Jika ada oknum yang mempersulit, segera laporkan melalui saluran Wadul Gus,” tegasnya.
Sementara itu, terkait masih minimnya jumlah permohonan layanan di MPP Mini Jombang pada masa awal operasional, Pemkab Jember mengaku akan terus menggencarkan sosialisasi melalui media massa dan media sosial.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat di wilayah Jombang, Kencong, hingga Gumukmas semakin memahami keberadaan dan manfaat MPP Mini sebagai pusat pelayanan publik terdekat.
(Dodik)













