Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Ribuan Jamaah Hadiri Majelis Sema’an Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Gus Miek di Jember

JEMBER – Jejakindonesia.news // Suasana religius menyelimuti Halaman Pemerintah Kabupaten Jember pada Sabtu (23/5/2026) saat Majelis Sema’an Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek kembali digelar. Kegiatan keagamaan yang menjadi warisan spiritual almarhum KH Moch. Hamim Jazuli atau Gus Miek itu dihadiri ratusan jamaah dari berbagai daerah di Jember dan sekitarnya.

Sejumlah kiai, gus, tokoh agama, serta masyarakat umum tampak mengikuti rangkaian dzikir dan sema’an Al-Qur’an dengan khidmat.

Pelaksanaan tahun ini menjadi agenda kedua setelah sebelumnya digelar pada 2025 di lokasi yang sama.

Pemerintah Kabupaten Jember kembali memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan majelis tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi keagamaan dan memperkuat nilai spiritual di tengah masyarakat.

Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap majelis Moloekatan Gus Miek dapat terus berlangsung secara istiqamah setiap tahun di Kabupaten Jember.

Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan bahwa majelis dzikir dan sema’an Al-Qur’an memiliki peran penting dalam mempererat ukhuwah sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada para ulama dan wali Allah.

“Saya ini hanya seorang santri yang tidak memiliki apa-apa selain rasa cinta kepada wali Allah, kepada Gus Miek dan dzurriyah beliau,” ujarnya di hadapan jamaah.

Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini bukan sekadar tradisi, melainkan juga menjadi ruang spiritual bagi masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa demi keberkahan daerah dan keselamatan bangsa.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk terus mendukung kegiatan keagamaan yang membawa manfaat positif bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Jember siap ikut membumikan majelis ini semampu kami sebagai kepala daerah. Kami juga berharap doa dari para kiai, para gus, dan seluruh jamaah untuk Kabupaten Jember,” katanya.

Majelis Sema’an Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek selama ini dikenal sebagai salah satu tradisi spiritual yang memiliki akar kuat di kalangan masyarakat Nahdliyin. Selain menjadi wadah dzikir dan pembacaan Al-Qur’an, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarjamaah dan ulama dari berbagai daerah.

(Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *