BANYUWANGI, – jejakindonesia.news||Dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Banyuwangi menjadi tuan rumah penyelenggaraan festival budaya dan pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bertajuk “The Biggest Culture with UKM-UMKM Ekraf Fiesta 2026”.
Kegiatan yang berlangsung mulai Jumat, 30 Oktober hingga Minggu, 1 November 2026 tersebut dipusatkan di area parkir Water Park Pancoran, Banyuwangi. Perhelatan ini menghadirkan beragam potensi budaya daerah, produk unggulan UMKM, serta kreativitas pelaku ekonomi kreatif.
Ketua Pelaksana kegiatan, Heru Satriyo, menyampaikan bahwa terpilihnya Banyuwangi sebagai lokasi penyelenggaraan merupakan bentuk kepercayaan terhadap daerah yang selama ini dikenal memiliki kekayaan budaya dan konsisten mengembangkan potensi pariwisata daerah.
Menurutnya, Banyuwangi memiliki kekuatan budaya yang menjadi identitas daerah sekaligus potensi ekonomi yang perlu terus dikembangkan. Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM dan pegiat budaya mendapatkan ruang untuk memperkenalkan produk serta karya mereka kepada masyarakat luas.
Salah satu peserta yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut adalah Jagoan Tani dari Dinas Pertanian Rogojampi, Banyuwangi. Kehadiran Jagoan Tani menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi sektor pertanian sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Perwakilan Jagoan Tani, Ujang Isni Y., menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap penyelenggaraan festival tersebut.
Ia menilai kegiatan seperti ini memiliki nilai positif karena memberikan kesempatan kepada berbagai elemen masyarakat, khususnya pelaku UMKM, komunitas budaya, dan sektor pertanian, untuk berkolaborasi serta memperkenalkan potensi unggulan masing-masing.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Semoga program-program pemerintah dalam menjaga kelestarian budaya, mengembangkan UMKM, serta memajukan potensi daerah dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, masyarakat dan pelaku usaha lokal bisa semakin berkembang,” ungkapnya.
Festival Budaya dan Pameran UMKM 2026 diharapkan tidak hanya menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas budaya, dan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Banyuwangi diharapkan semakin dikenal sebagai daerah yang mampu menjaga warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM.
Reporter: Nanag Kosim













