Banyuwangi – Jejakindonesia.news || Kehadiran polisi di tengah masyarakat pesisir bukan sekadar patroli, tapi bentuk nyata perlindungan. Di pesisir Pantai Warujajar, Kecamatan Kalipuro, Satpolairud Polresta Banyuwangi hadir menyapa nelayan dan warga—membawa pesan tegas: keselamatan dan kelestarian laut tidak bisa ditawar.
Kamis (16/4/2026) pukul 09.30 WIB, anggota Satpolairud yang dipimpin Aiptu I Gede Eka D. bersama Aiptu Nurchmad melaksanakan patroli dialogis dan pembinaan masyarakat (Binluh), menyasar pengguna jasa perairan, pemancing, hingga warga sekitar pesisir.
Dalam dialog langsung yang berlangsung hangat di warung pesisir, petugas mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang kerap terjadi secara tiba-tiba.
“Sebelum melaut, cek kondisi cuaca dari BMKG. Jangan memaksakan diri jika situasi tidak memungkinkan. Keselamatan harus jadi prioritas utama,” tegas Aiptu I Gede Eka D.
Ia juga menekankan kewajiban penggunaan alat keselamatan seperti life jacket dan ring buoy, yang kerap dianggap sepele oleh sebagian nelayan.
“Jangan anggap remeh. Life jacket dan ring buoy itu penyelamat nyawa. Sekali terjadi hal darurat, itu yang pertama dicari,” tambahnya.
Tak hanya soal keselamatan, Satpolairud juga mengingatkan keras terkait praktik penangkapan ikan yang merusak dan melanggar hukum.
“Kami tegaskan, penggunaan alat tangkap berbahaya seperti pukat harimau, bahan peledak, potasium, dan sejenisnya dilarang keras. Selain melanggar hukum, juga merusak ekosistem laut yang menjadi sumber penghidupan kita bersama,” ujar Aiptu I Gede Eka D.
Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md., S.H., menegaskan bahwa patroli dialogis merupakan langkah preventif untuk menjaga keselamatan dan keamanan wilayah perairan.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat pesisir merasa aman sekaligus paham pentingnya keselamatan. Laut harus dijaga, nelayan harus selamat. Itu komitmen kami,” tegasnya.
Kehadiran anggota Satpolairud mendapat sambutan hangat dari masyarakat pesisir. Warga menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolresta Banyuwangi yang telah menerjunkan anggotanya langsung ke kampung nelayan.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran polisi di sini. Selain memberi rasa aman, juga mengingatkan kami agar lebih hati-hati saat melaut,” ungkap salah satu warga.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di pesisir Pantai Warujajar terpantau aman dan kondusif. Cuaca cerah, ombak rendah, angin sedang, serta kondisi air laut pasang mendukung aktivitas masyarakat.
Satpolairud Polresta Banyuwangi kembali mengingatkan:
Selalu gunakan life jacket dan alat keselamatan.
Cek kondisi cuaca sebelum melaut.
Hindari penggunaan alat tangkap berbahaya.
Waspadai tindak kejahatan di wilayah pesisir.
Jaga lingkungan laut tetap lestari.
Mari bersama jaga Banyuwangi dan Jawa Timur—laut aman, nelayan selamat, masa depan terjaga.













