Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

Tiara Andini Sumbang Sapi Kurban, Masjid Al Muhajirin Jember Sembelih 8 Ekor Sapi dan 33 Kambing

JEMBER — Jejakindonesia.news // Panitia kurban Masjid Al Muhajirin, Lingkungan Gunung Batu Permai, Kecamatan Sumbersari, Jember, mencatat sebanyak delapan ekor sapi dan 33 ekor kambing disembelih pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).

Ketua Panitia Kurban, Prayogi, menyampaikan bahwa dari total delapan ekor sapi tersebut, tujuh ekor merupakan sapi patungan warga lingkungan Gunung Batu Permai, sedangkan satu ekor lainnya berasal dari keluarga penyanyi asal Jember, Tiara Andini.

“Untuk tahun ini jumlah hewan kurban sapi patungan ada tujuh ekor, ditambah satu ekor sapi dari keluarga Tiara Andini dari Jakarta, sehingga total ada delapan ekor sapi,” ujar Prayogi saat ditemui di lokasi penyembelihan kurban.

Sementara itu, jumlah kambing kurban yang terkumpul mencapai 33 ekor. Menurutnya, hewan kurban kambing tidak hanya berasal dari warga sekitar perumahan Gunung Batu Permai, tetapi juga dari masyarakat luar lingkungan.

Meski demikian, Prayogi mengakui jumlah hewan kurban tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ekonomi masyarakat disebut menjadi salah satu penyebab utama berkurangnya jumlah peserta kurban.

“Biasanya satu keluarga bisa ikut tiga bagian sapi, sekarang banyak yang hanya mampu ikut satu bagian saja. Kondisi ekonomi masyarakat memang cukup berat,” ungkapnya.

Panitia juga menyebut keberadaan bantuan sapi dari keluarga Tiara Andini turut membantu menambah jumlah hewan kurban tahun ini.

Daging kurban dari sapi akan didistribusikan kepada sekitar 700 hingga 800 penerima manfaat melalui sistem kupon yang telah dibagikan sebelumnya.

Distribusi dilakukan dengan pembagian sepertiga untuk pekurban, sepertiga untuk kaum duafa dan masyarakat kurang mampu, serta sepertiga lainnya untuk warga sekitar masjid.

“Kupon sudah tersebar dengan baik. Mulai pukul 11.00 WIB masyarakat yang memiliki kupon dipersilakan mengambil daging kurban di lokasi penyembelihan,” katanya.

Prayogi juga menjelaskan bahwa seluruh hewan kurban telah diperiksa oleh petugas kesehatan hewan dari dinas terkait guna memastikan kondisi hewan layak konsumsi.

“Dokter hewan dari dinas sudah datang dan melakukan pemeriksaan. Biasanya kalau ada kendala hanya pada bagian hati, tetapi secara umum hewan kurban tahun ini sehat,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan penyembelihan hingga distribusi daging, panitia melibatkan sekitar 85 orang relawan dibantu ibu-ibu muslimat yang menyiapkan konsumsi bagi para pekerja dan panitia.

Ia menambahkan, panitia berencana menaikkan iuran kurban sapi tahun depan menyusul kenaikan harga hewan kurban di pasaran. Jika sebelumnya iuran sekitar Rp3 juta per orang, tahun depan diperkirakan naik menjadi sekitar Rp3,25 juta hingga Rp3,5 juta per peserta.

“Kenaikan itu agar nantinya panitia bisa membeli sapi dengan kualitas dan ukuran yang lebih baik,” pungkasnya.

(Dodik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *