Mengungkap Fakta Kebenaran
Indeks
banner 728x250

BNNK Banyuwangi Perkuat Gerakan P4GN di Dunia Pendidikan, SMAN 1 Glagah Deklarasikan Sekolah Ramah, Bebas Rokok dan Narkoba

BANYUWANGI –jejakindonesia.news|| Upaya memperkuat gerakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di kalangan pelajar terus digencarkan. Salah satunya melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026 yang diselenggarakan SMAN 1 Glagah, Banyuwangi, dengan menggelar Deklarasi Anti Rokok Konvensional, Rokok Elektrik (Vape), serta Penguatan Integritas Sekolah sebagai komitmen bersama mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik baru, dewan guru, serta menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) yang memberikan pembekalan mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, zat adiktif, rokok konvensional, hingga rokok elektrik (vape) terhadap kesehatan, perkembangan mental, prestasi belajar, dan masa depan generasi muda.

Dalam sesi edukasi, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai modus penyalahgunaan narkoba yang kini semakin menyasar kalangan remaja. Selain itu, peserta juga diajak membangun keberanian untuk menolak ajakan menggunakan narkoba maupun kebiasaan merokok yang dapat menjadi pintu masuk berbagai perilaku berisiko.

Kegiatan semakin bermakna dengan dilaksanakannya deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen seluruh warga sekolah untuk menjaga lingkungan pendidikan yang disiplin, berintegritas, sehat, serta bebas dari narkotika dan kawasan tanpa rokok. Deklarasi tersebut menjadi simbol kesungguhan sekolah dalam menciptakan budaya positif yang mendukung tumbuh kembang peserta didik.

Sebagai bentuk apresiasi atas sinergi yang telah terjalin, kegiatan juga diwarnai dengan penyerahan cinderamata serta penyampaian pesan dan kesan antara pihak sekolah dengan BNN sebagai wujud kolaborasi dalam mendukung keberhasilan program P4GN di lingkungan pendidikan.

Pihak sekolah menegaskan bahwa deklarasi tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi komitmen jangka panjang yang akan diwujudkan melalui berbagai program pembinaan karakter, pengawasan lingkungan sekolah, serta penguatan pendidikan nilai-nilai integritas kepada seluruh peserta didik.

Melalui MPLS Ramah 2026, para siswa baru juga dibekali pendidikan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat menjadi pelajar yang berprestasi dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kolaborasi antara dunia pendidikan dan BNN dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun benteng pertahanan sejak dini terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba yang semakin kompleks. Edukasi yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran generasi muda agar memiliki keberanian mengatakan “Tidak” terhadap narkoba, rokok, dan berbagai bentuk penyimpangan yang dapat merusak masa depan.

BNN juga menegaskan bahwa keberhasilan program P4GN memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, hingga lingkungan sekitar. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan berkarakter.

Dengan terselenggaranya deklarasi ini, SMAN 1 Glagah Banyuwangi diharapkan mampu menjadi pelopor sekolah berintegritas di Jawa Timur yang konsisten mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, bebas narkoba, serta melahirkan generasi muda unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti nyata bahwa perang melawan narkoba harus dimulai dari lingkungan pendidikan melalui edukasi yang berkelanjutan, pembentukan karakter, serta komitmen bersama dalam menciptakan sekolah yang benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *