JEMBER – Jejakindonesia.news // PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember kembali memperluas layanan transportasi jarak jauhnya dengan mengoperasikan KA Pandalungan 2 relasi Jember-Gambir pulang pergi (PP), Kamis (18/6/2026).
Penambahan perjalanan ini menjadi upaya KAI dalam mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat dari kawasan Tapal Kuda menuju Jakarta.
Perjalanan perdana KA Pandalungan 2 dilepas dari Stasiun Jember dan langsung mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran layanan baru tersebut menambah pilihan transportasi bagi warga yang menginginkan perjalanan nyaman, aman, dan bebas hambatan lalu lintas.
Vice President KAI Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, menyampaikan bahwa penambahan armada ini didasarkan pada tren peningkatan jumlah pengguna KA Pandalungan dalam beberapa waktu terakhir.
Sepanjang 2025, KA Pandalungan tercatat melayani 409.200 pelanggan. Sementara pada periode Januari hingga Mei 2026, jumlah penumpang mencapai 173.977 orang atau meningkat 5,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Tingginya animo masyarakat menjadi dasar kami untuk menghadirkan layanan tambahan. Kami berharap kehadiran KA Pandalungan 2 dapat memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat yang terus meningkat,” ujarnya.
Pada hari pertama operasional, ratusan penumpang tercatat menggunakan layanan tersebut. Untuk menarik minat masyarakat, KAI juga memberikan tarif promo khusus pada perjalanan perdana.
KA Pandalungan 2 menggunakan rangkaian kereta eksekutif generasi terbaru berbahan stainless steel yang terdiri dari delapan kereta dengan kapasitas total 400 tempat duduk. Kereta ini melayani perjalanan lintas provinsi yang menghubungkan sejumlah kota besar di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat hingga Jakarta.
Selain meningkatkan layanan transportasi, kehadiran KA Pandalungan 2 juga diyakini dapat memberikan dampak ekonomi bagi daerah yang dilalui.
Meningkatnya arus penumpang berpotensi mendukung pertumbuhan sektor perdagangan, UMKM, kuliner, perhotelan, hingga pariwisata.
Mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Jember, Harry Agustriono, menyampaikan apresiasi atas penambahan layanan tersebut. Menurutnya, konektivitas menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
“Semakin mudah akses transportasi, semakin terbuka peluang kerja sama, investasi, dan pertumbuhan ekonomi. Kehadiran KA Pandalungan 2 diharapkan menjadi salah satu pendukung kemajuan Jember di masa mendatang,” katanya.
Ia menambahkan, Jember membutuhkan sarana transportasi yang mampu menghubungkan daerah dengan pusat-pusat aktivitas ekonomi nasional. Dengan akses yang semakin baik, berbagai potensi daerah diyakini akan lebih mudah berkembang dan dikenal secara luas.
Hadirnya KA Pandalungan 2 tidak hanya menjadi tambahan layanan transportasi bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan menjadi penggerak baru bagi peningkatan daya saing dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember.
(Dodik)













